blogNA TIAn
you ‘ll find what i mean

Konyol…

Satu lagi hal konyol yang telah dilakukan oknum-oknum yang berpikiran picik, kecil dangkal. Suatu pagi saya baca artikel salah satu surat kabar lokal yang ber title Konser Internasional Sukses tapi Anggun sakit hati dijatuhkan bangsa sendiri.
Hanya karena tur konser anggun yang dilaksanakan November di Indonesia disponsori rokok, komisi nasional perlindungan anak protes. Protes dilayangkan karena banyaknya spanduk, baliho dan umbul-umbul sponsor rokok tersebut di lokasi pertunjukkan tersebut.
F**k…!!!! protes itu disampaikan ke FAO dan minta pertimbangan agar peran sebagai Goodwill Ambasador FAO yang disandang oleh Anggun dicopot.
Menurut pernyataan anggun , tur konser di Indonesia sudah ditandantangi sejak awal tahun 2009 jauh sebelum tugas sebagai duta badan PBB tersebut. Dan sebagai penyanyi professional, anggun tidak mau membatalkan sepihak apa yang sudah disepakati.
Hehehe…..
Oknum-oknum yang ada di komnas perlindungan anak ini kurang kerjaan kali ya… sepertinya ada banyak anak-anak yang berada dan bertugas di dalam lembaga itu. Walhasil… jadinya ya seperti ini. Anak-anak yang mengurusi masalah anak-anak dan tetap dalam pemikiran anak-anak.
Masih banyak lagi hal-hal yang lebih penting yang harusnya menjadi prioritas lembaga ini. Seperti

  1. masalah yang dihadapi oleh anak-anak jalanan, kekerasan dan pelecehan seksual
  2. kekerasan anak dalam rumah tangga
  3. eksploitasi anak di daerah pinggiran dan daerah tertinggal
  4. perdagangan gelap anak
  5. masalah jenjang pendidikan anak yang tak karuan, kurikulum yang setiap tahun berganti.

Atau kalau saya punya usul, oknum yang berada di komnas perlindungan anak yang protes tersebut silahkan saja mensponsori tur konser anggun. Jangan teriak dari belakang, tikam profesi orang. Oknum ini bisanya cuma mengadu ,layaknya seperti anak-anak bukannya memberi solusi, protes terus tanpa pikir panjang atau mempertimbangkan sebelum mengomentari dan selanjutnya mengadu. Sekalian saja coba gedor pemerintah untuk mengeluarkan peraturan agar setiap pembeli / konsumen rokok menunjukkan KTP setiap kali mau membeli rokok. Kan lebih realistis dan memagari anak-anak, itu juga kalau bisa. Datangi ke seluruh lokalisasi yang ada disetiap daerah, coba sensus berapa banyak yang bekerja dibawah umur. Ada sejumlah daftar yang harusnya menjadi prioritas organisasi ini tapi kok malah mengurusi hal-hal yang urutan prioritasnya jauh dibawah (menurut saya)
Sekian saja dulu dari saya, kalau mau komentar silahkan saja. Dan kalau kalimat saya terlalu ekstrim , harap maklum tapi memang itu yang saya rasakan. Terima kasih telah membaca tulisan diatas.

Advertisement

One Response to “Konyol…”

  1. saya setuju dgn pendapat pak tian..
    seharusnya pihak KomNas Perlindungan anak memperhatikan hal2 yang bersifat Keperluan Anak…:>
    Apakah anak2 uda mendapat yang harus ia dapatkan dari Pemerintah..?
    seharusnya bukan mengurusi hal2 yang membanggakan bangsa itu sendiri..
    suatu kebanggan donk klo di Indonesi bisa mengadakan suatu konser yg bertaraf Internasional..!!
    lain hal klo Anggun konser pake bekini (setengah Telanjang) baru kita boikot sama2..Gmana dgn ISL djarum super and Soempurna CUP?
    Hai KomNas Perlindungan Anak..Berfikir Positif aja deh…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.